BANDA ACEH – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti Meunasah Alatief Gampong Kampung Baru pada Senin, 10 Maret 2025. Bertepatan dengan 21 Ramadhan 1447 H, Pemerintah Gampong sukses menyelenggarakan acara buka puasa bersama yang dihadiri oleh ratusan warga dari berbagai kalangan. Acara ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga serta memperkuat ukhuwah islamiyah di tengah bulan suci.
Sejak pukul 17.30 WIB, warga sudah mulai memadati area Meunasah Al-Lathief. Panitia memperkirakan jumlah kehadiran mencapai ratusan orang, mulai dari anak-anak, pemuda, hingga para lansia di lingkungan sekitar gampong. Kehadiran warga yang membludak ini menunjukkan kuatnya rasa persaudaraan dan semangat kebersamaan di lingkungan Gampong Kampung Baru.
Keuchik Gampong Kampung Baru menyampaikan bahwa acara buka puasa bersama ini menjadi momentum penting bagi seluruh warga untuk saling menjaga silaturahmi dan memperkokoh berbagai kegiatan positif di gampong. Beliau berharap semangat gotong royong ini terus terjaga untuk menciptakan lingkungan yang harmonis, rukun, dan saling mendukung dalam memajukan gampong ke depan. Kesuksesan acara ini tidak terlepas dari kedermawanan dan partisipasi berbagai pihak. Ucapan terima kasih yang tulus disampaikan kepada para donatur, para pedagang, serta seluruh elemen masyarakat yang telah menyisihkan rezeki dan tenaga untuk menyukseskan agenda ini. Seluruh warga kemudian menikmati hidangan berbuka yang telah disiapkan secara gotong royong oleh panitia dan masyarakat setempat.
“Alhamdulillah, kehadiran hampir seribu warga kita hari ini membuktikan bahwa semangat kebersamaan di Gampong Kampung Baru masih sangat kuat dan terjaga,” ujar salah satu panitia pelaksana di sela-sela acara. Setelah berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan shalat berjamaah, mulai dari shalat Maghrib, Isya, hingga Tarawih bersama di meunasah tersebut.
Gampong Kampung Baru terletak di tengah-tengah Kota Banda Aceh, tepat di jantung ibu kota Provinsi Aceh. Wilayah ini memiliki posisi yang sangat strategis karena dikelilingi oleh pusat-pusat pemerintahan, ekonomi, sejarah, dan budaya. Di sekitarnya berdiri megah Masjid Raya Baiturrahman yang menjadi ikon kebanggaan Aceh, serta Taman Sari (Bustanussalatin) yang menjadi tempat rekreasi dan napak tilas sejarah. Pendopo Gubernur, Pendopo Wakil Gubernur, Pendopo Wali Kota, hingga Kantor Wali Kota Banda Aceh berada tidak jauh dari lingkungan gampong, menandakan betapa vitalnya letak Kampung Baru dalam peta wilayah kota.
Gampong ini juga berbatasan langsung dengan beberapa gampong lainnya, yaitu Sukaramai di sebelah utara, Peuniti di selatan, Keudah dan Sungai Aceh di barat, serta Merduati di sebelah timur. Letaknya yang strategis menjadikan Gampong Kampung Baru sebagai kawasan dengan tingkat mobilitas tinggi, baik bagi penduduk lokal maupun masyarakat luar yang melintasi wilayah ini setiap hari.
Mayoritas warga Kampung Baru menggantungkan hidup dari sektor perdagangan dan jasa. Banyak yang membuka usaha kecil seperti toko kelontong, warung makan, menjahit, hingga usaha rumahan lainnya. Sebagian lainnya bekerja sebagai pegawai negeri, karyawan swasta, maupun tenaga profesional. Aktivitas ekonomi di gampong ini berlangsung hampir tanpa henti, dengan suasana yang hidup dari pagi hingga malam hari.
Masyarakat di Gampong Kampung Baru dikenal ramah, aktif dalam kegiatan sosial, dan menjunjung tinggi nilai gotong royong. Lembaga kemasyarakatan seperti Tuha Peut, Karang Taruna, PKK, dan kelompok keamanan gampong berperan penting dalam menjaga ketertiban serta memajukan kehidupan warga. Dengan suasana religius yang kental, berbagai kegiatan keagamaan juga rutin dilaksanakan di masjid dan meunasah, memperkuat rasa persaudaraan antarwarga. Gampong Kampung Baru bukan hanya sekadar tempat tinggal, tetapi juga menjadi simpul kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi di pusat Kota Banda Aceh.